24 Juni 2009

keutamaan Guru

DIALAH SANG GURU

Jika kita mencoba merenung dan berpikir siapakah orang yang paling berjasa dalam hidup kita setelah kedua orang tua kita ? Jawabannya pastilah Guru. Guru ibarat pelita yang menjadi penerang dalam gulita. Jasa mereka tentu sulit untuk dinilai sebagaimana sulitnya menilai jasa para pahlawan bangsa yang telah rela mengorbangkan segala hal yang mereka miliki demi meraih kemerdekaan, termasuk mengorbangkan jiwa mereka. Bahkan guru adalah sang pahlawan itu sendiri walaupun tanpa tanda jasa.

Walaupun sering dilecehkan dan termaginalkan propesi guru ternyata masih tetap diminati oleh banyak orang. Terbukti dari tahun ke tahun setiap diadakan seleksi calon pegawai negri sipil ( CPNS ) untuk menjaring calon guru baru, para pendaftar selalu membludak dan sulit terlayani secara maksimal.

Pelecehan terhadap propesi guru sering dihubungkan dengan penampilan seorang guru yang lusuh, sederhana dan mungkin berpenghasilan pas-pasan. Orang-orang yang sering melecehkan dan menghina guru rupanya telah lupa bahwasanya keadaan yang mereka rasakan kini, tidak akan tercapai tanpa kehadiran dan keterlibatan para guru.

Yang paling menyedihkan kita karena begitu banyaknya guru - yang terpancing dengan propokasi orang-orang yang tidak tahu membalas budi - ikut-ikutan melecehkan propesi guru dengan menuntut kenaikan gaji, seakan-akan gaji adalah tujuan utama dari propesinya sampai mengadakan mogok mengajar, sebuah ironi yang sangat menyedihkan.

Kepada kita semua mari kita menjaga kehormatan guru sesuai dengan tuntunan ajaran agama Islam, diantaranya :

  1. Bagi para guru

Hendaklah menjaga kesucian jiwanya dari segala bentuk akhlak dan sifat yang tercela karena Ilmu adalah ibadah hati.

Hendaknya yang menjadi prioritas utama dari niatnya adalah untuk mencari pahala, bukan materi dan ucapan terima kasih.

  1. Bagi selain mereka

Menghormati para guru sebagaimana mereka menghormati orang tua mereka.

Senantiasa mengingat jasa-jasa para guru hingga akhir hayat mereka

Mengamalkan kebajikan-kebajikan yang diajarkan guru semaksimal mungkin

- Berusaha membantu para guru walaupun mereka tidak meminta bantuan dari kita

Rasulullah saw dalam hadits-haditsnya, banyak menyebut keutamaan guru, diantara :

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi hingga semut-semut yang ada di lobangnya dan ikan-ikan yang ada di lautan akan beshalawat kepada para guru ( HR. Turmudzi )

Ibnu Abbas Ra berkata : “sesungguhnya orang yang mengajarkan kebaikan pada manusia ( guru ) akan dimohonkan ampunan oleh seluruh makhluk hingga ikan-ikan yang ada di lautan”.

Hal tersebut terjadi karena orang yang berilmu akan selalu mewasiatkan agar setiap orang senantiasa berbuat baik kepada segala sesuatu hingga terhadap hewan-hewan sekalipun, maka Allah swt mengilhamkan kepada mereka semua ampunan sebagai balasan atas kebaikan yang mereka lakukan.

Al-Hasan rahimahullah berkata : “Seandainya tak ada ulama ( guru ) niscaya seluruh manusia akan seperti hewan”.

Ka’ab rahimahullah berkata : “Allah ta’ala mewahyukan kepada Musa As : Belajarlah wahai Musa kebaikan dan ajarkanlah kebaikan itu kepada manusia, karena sesungguhnya Aku akan membuat kuburan orang yang mengajarkan kebaikan dan yang mempelajarinya bercahaya hingga mereka tidak merasa kesepian.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar